Dr. Eri Radityawara Hidayat, MBA, MHRMC

About Me
Pandangan Publik

Comments

eri_hidayat@yahoo.com's picture

Assalammu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh.

Syalom, Om Swastyastu, Namo Buddhaya, Salam Kebajikan.

Hallo rekan-rekan sekalian, ijinkanlah saya memperkenalkan diri. Nama saya Eri Radityawara, Brigadir Jenderal TNI Purnawirawan. Saya lulus Doktor Psikologi UI tahun 2012, dan sekarang saya adalah Dosen di Prodi Damai dan Resolusi Konflik di Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Saya pensiun dari TNI AD pada tahun 2020, dan jabatan terakhir saya adalah Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat. Kalau ada yang ingin lebih tau tentang saya, mungkin bisa di  google dan google scholar aja nama saya, dan anda juga bisa lihat profil saya yang lengkap di Wikipedia.

Kenapa saya mau jadi Calon Dekan Fakultas Psikologi UI ? Pertama, saya lulusan Fakultas Psikologi UI, almarhum ayah saya lulusan Fakultas Kedokteran UI. Jadi UI sudah menjadi identitas diri dan kebanggaan di keluarga saya. Kedua, passsion saya mungkin memang di dunia pendidikan. Selain saat ini sebagai dosen, pada saat masih di TNI AD, saya sering bertugas sebagai guru militer dan trainer/fasilitator experiential training. Ketiga, saya pernah mengikuti perkuliahan di Fakultas Psikologi University of Sydney dan Columbia University, New York (Yes that's right, Cinta Laura kuliah psikologi disana ). Sydney Uni dan Columbia mendapat peringkat 20 dan 12 dari QS World Ranking in Psychology. Jadi siapa tau apa yang saya alami disana, bisa saya terapkan di Fakpsi UI dalam rangka mendukung visi universitas.

Nah bicara tentang visi saya sebagai calon dekan Fakpsi UI, pertama saya paling tidak suka istilah ganti koki, ganti masakan. Di negara kita ini, sering sekali jika pejabat nya ganti, terus semuanya diganti. Menurut saya sih, apa yang sudah baik teruskan, yang kurang kita tambah. Kedua, kita sesuaikan saja visi Fakpsi UI yang sudah ada dengan RPJP UI 2021-2025 yang menginginkan, "UI bisa berperan sebagai advokator dalam menyelesaikan masalah nasional dan global, serta bisa masuk ke peringkat 5 (lima) besar di Asia Tenggara". 

Menurut saya, visi Fakpsi UI yang sudah ada, sudah bagus. Saya hanya ingin menambahkan sedikit jadi seperti ini, "Menjadi Fakultas Psikologi unggulan yang merdeka dan masuk dalam peringkat 5 besar di Asia Tenggara (QS World Ranking in Psychology) dalam bidang pengembangan keilmuan ...... dan seterusnya". Terus kenapa merdeka ? Karena UI kan subsistem dari Kemendikbud yang sudah bilang kalau kampus itu sekarang musti jadi kampus merdeka. Kemudian disampaikan juga di RPJP UI kalau peringkat yang diharapkan itu adalah dari QS World Ranking. Makanya kalau kata saya, Fakpsi UI juga harus mengadopsi kriteria dari QS World Ranking in Psychology.

Untuk Misi Fakpsi UI 2021-2025, kalau saya baca ada 4 Misi yang sudah ditetapkan dan saya anggap sudah baik. Saya hanya akan merubah mission statement yang kedua, yaitu 2) mengembangkan riset psikologi berorientasi pada perkotaan, lintas budaya dan perubahan iklim. Kenapa perubahan iklim sih ? Kan Menkeu RI Ibu Sri Mulyani baru saja bilang kalau ancaman terbesar yang ada di depan mata adalah global warming, dan yang baru viral juga adalah statement Presiden AS Joe Biden bahwa Jakarta akan tenggelam jika kita tidak melakukan apa-apa. Kebetulan, Academic Advisor saya di Columbia, Prof. Elke Weber, PhD. (Sekarang beliau di Princeton), adalah satu dari sedikit orang psikologi yang concern terhadap pro environmental behavior. Di periode 2021-2025, UI katanya kan pingin bisa berperan sebagai advokator dalam menyelesaikan masalah nasional dan global ? Nah pro environmenal behavior kan domain nya psikologi. Kemudian, saya ingin menambah 1 Misi baru, yaitu 5) menciptakan smart campus melalui sistem pembelajaran yang difasiltasi oleh Teknologi Informasi (IT). Kenapa smart campus ? Kampus merdeka kan antara lain bagaimana agar proses belajar mengajar tidak terkungkung oleh class room. Karena itu harus terjadi digitalisasi sistem pendidikan. Dan ini kan juga sesuai dengan revolusi industri 4.0.

Adapun program kerja Fakpsi di 2021-2025, ya menyesuaikan dengan visi misi di atas. Contoh, karena akreditasi dari International Accreditation Board for Psychology Education (IABPE), nilainya lebih besar dari Asean University Network (ANU) yang sebelumnya masuk dalam progja Fakpsi UI, maka saya berharap di tahun 2025, Prodi S1 Psikologi UI sudah bisa mendapatkan akreditasi dari IABPE. Kemudian, dalam rangka menjadi advokator climate change, maka Fakpsi UI akan melaksanakan penelitian psikologi tentang perilaku masyarakat di daerah Depok dan Jakarta.

Saya rasa segini dulu aja ya. Terima kasih atas perhatiannya.

 

Wassalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh.

Syalom, Om Shanti Shanti Shanti Om, Namo Buddhaya.